Data Warga Bisa Keliru, Pemkot Metro Buka Ruang Usul dan Sanggah DTSEN

0
44

METRO – Sudut.co – Pemerintah Kota Metro mendorong pemahaman bersama terkait Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan sistem pengelompokan desil kesejahteraan penduduk guna mendukung penyaluran bantuan sosial dan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran.

Pembahasan tersebut digelar di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (9/9/2026).

Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, mengatakan sosialisasi DTSEN harus dilakukan dengan pendekatan humanis agar mudah dipahami masyarakat.

“Dalam sosialisasi, pemerintah harus menerapkan pendekatan-pendekatan yang lebih humanis agar bisa dengan mudah diterima,” kata Ahmad.

Ia juga menyoroti potensi kekeliruan dalam proses pendataan dan pengklasifikasian masyarakat penerima bantuan.

“Di lapangan sering kali terjadi kekeliruan saat proses pendataan dan saat proses mengklasifikasikan kelas masyarakat yang layak menerima bantuan. Harapannya, BPS bisa lebih objektif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Metro, Arum Purbowati, meminta media turut menyampaikan dinamika data sosial-ekonomi masyarakat secara objektif.

Menurutnya, masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data DTSEN dapat mengajukan usul atau sanggah untuk dilakukan verifikasi dan validasi.

“Masyarakat tidak harus menerima begitu saja apabila data DTSEN tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, tetapi dapat mengajukan usulan atau sanggahan untuk dilakukan verifikasi,” kata Arum.

Ia menegaskan, perubahan data tidak dilakukan secara otomatis. Setiap laporan harus melalui proses verifikasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

Melalui pemutakhiran data secara berkala, DTSEN diharapkan mampu mengikuti dinamika kondisi sosial-ekonomi masyarakat dan menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan bantuan serta menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. (Red)

Leave a reply