Wali Kota Metro Melayat Korban Penembakan di Ganjar Asri

0
15

METRO – Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso didampingi Ketua TP PKK Kota Metro melayat ke rumah duka Dedi Kristian Agung, warga Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Minggu (24/5/2026).

Dedi meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di kawasan Jalan Khair Bras, Kelurahan Ganjar Asri, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kedatangan Bambang sebagai bentuk belasungkawa sekaligus dukungan moril kepada keluarga korban. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat kepolisian.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa almarhum Bapak Dedi Kristian Agung. Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga dan memastikan pemerintah turut memberikan perhatian kepada warga yang sedang berduka,” ujar Bambang.

Bambang meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait kronologi maupun motif penembakan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam urusan pembiayaan dan pinjam-meminjam serta memastikan lembaga keuangan yang digunakan memiliki legalitas.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua, agar lebih bijak dan berhati-hati dalam urusan pembiayaan maupun pinjaman. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan lembaga keuangan yang memiliki izin resmi dan mengedepankan penyelesaian persoalan secara baik serta sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Lurah Ganjar Asri Ruben Nugroho mengatakan, berdasarkan informasi awal dari aparat kepolisian, kasus tersebut diduga bermula dari persoalan utang-piutang yang kemudian berkembang menjadi perselisihan.

“Informasi yang kami terima sementara dari aparat penegak hukum, peristiwa ini berawal dari persoalan hutang-piutang yang kemudian berkembang menjadi perselisihan di lokasi kejadian. Saat ini seluruh proses pendalaman dan penanganan berada di bawah kewenangan kepolisian,” ujar Ruben.

Ruben menegaskan pemerintah kelurahan belum dapat menyimpulkan motif maupun kronologi akhir karena seluruh fakta masih menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan kepolisian.

Pemkot Metro mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan. (ADV)

Leave a reply